Pikiran/angan-angan adalah “Tahta/Singgasana” , tinggal siapa yang “duduk” di “Tahta/Singgasana/Kursi ‘Penguasa’” tersebut maka akan bisa menggendalikan.. dan “siapapun” yang “duduk” di singgasana tersebut akan bisa membuat daya cipta di “dunia” ini.. 

salah satu contohnya adalah “kepercayaan/believe/keyakinan”.., semakin kita percaya akan suatu hal.. maka hal itu akan terbentuk di “dunia”..
contohnya ..: jika dari kecil kita tertanam ada bentuk energi di di luar manusia seperti pocongkkk, genderuwo , dll maka saat kita “berjumpa” dengan energi itu akan berbentuk seperti apa yang kita “percaya”..

Dulu saya pernah ditanya misalkan “kl ada orang barat(US/Eropa,dll) yg bisa melihat mahluk halus diajak ke tempat yang angker di Indonesia.. apa dia menemui “hantu2 lokal indonesia” ? maka saya akan jawab tergantung “pikiran” orang tersebut.. .., jika pikirannya sudah terkontaminasi dengan “bentuk hantu lokal di indonesia” maka dia akan melihat hantu lokal yang sama… , tetapi kl dia tidak terkontaminasi “pikiran bentuk hantu lokal” maka yang dia lihat adalah daya cipta dari pikirannya dan persepsi pikiran dari bentuk energi2 itu.. 

Begitu juga dari pikiran ini akan menentukan kemana “perginya” Ruh Kita saat “Mati”….
Jadi saat ada di “ujung maut”…, banyak “unsur2″ yang ingin menguasai pikira/angan2 kita sendiri.. contohnya :
1.jika pikirannya menuju “surga” yang banyak bidadarinya maka akan pergi ke dunia sana, hanya disana menurut saya bukan “kebahagiaan sejati”.. 
2. jika pikirannya memikirkan ke anak/cucunya maka “energinya akan berputar2 di sekitar keluarganya..
3. jika pikirannya ke harta benda.. maka akan menuju kesana juga.. 
4. jika saat ada seseorang yang sedang diujung maut, dan orang-orang sekitarnya membisikkan supaya dia Ingat ke Tuhan.., dan pikirannya akan menuju ke persepsi tentang Tuhan…

Jadi apapun akan tercipta oleh pikiran saat itu.. dan jika kita tidak “tau” tempat kembalinya kita maka kita akan tetap masih “hidup” di dunia ini dengan orang2 yang berpikiran sama saat sakratul maut 

Begitu juga untuk melakukan NDE(Near Death Experience) / Racut / Astral Projection.., jika kita memahami hal itu kemudian visualisasi “tubuh halus” kita keluar dari badan fisik dan bisa jalan2 ke mana aja(“dunia”;) maka kita akan mengalami hal itu..  , pikiran kita akan “menciptakan” tubuh halus yang nantinya akan bisa jalan2 di dunia aja dan pikiran kita akan ke dunia yang sudah kita “pikirkan” sebelumnya dan hal ini tidak benar…. 

Jadi dengan hal ini kita akan tau.., menurut orang2 barat yang mengalami “NDE” akan berbeda versi dengan versi di Indonesia.., karena dari pikiran dan “Believe/kepercayaan” yang sudah tertanam 

Nah untuk supaya “pikiran” kita “diduduki” oleh “pengendali” yang tepat maka kita harus melatih pikiran untuk menuju hal-hal yang tidak bisa dikendalikan oleh panca indera,perasaan,(hal-hal duniawi) 

Kematian yang sempurna adalah menuju ke tempat asal kita masing-masing 
Berhati-hatilah dengan pikiran , apa yang kita pikirkan adalah apa yang kita dapatkan.. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *