Original Posted By EM10

kesalahannya tergantung dari masing2 gan.. , ga ada ilmu pasti disini.. emoticon-Smilie
karena konsepnya adalah “Perbuatan Baik Belum Tentu BENAR, Dan Perbuatan Jahat Belum Tentu SALAH”.. , hanya untuk memahami hal ini tidak bisa dilandasi dengan “otak-atik” di pikiran kita sendiri.. emoticon-Smilie
jadi hal ini tergantung dari masing2 diri sendiri .. emoticon-Smilie

salah satu cirinya adalah perbuatan agan seperti anak kecil aja.. emoticon-Smilie

emoticon-Malumaluemoticon-Malumaluemoticon-Malu

Mohon pencerahannya eyang, pertanyaan yg mengusik keinginan saya untuk mengerti emoticon-No Sara Pleaseemoticon-No Sara Pleaseemoticon-No Sara Please apakah dimaksud dengan cahaya Yang Maha Suci = Nur Muhammad yang ada dalam konsep Tassawuf….

Mohon ampun beribu ampun eyang kalo pertanyaan saya…nyebelin.. emoticon-Sorryemoticon-Sorryemoticon-Sorry

Gpp agan EM10 , silakan bertanya.. sebab ilmu saya adalah “ilmu tanya” yaitu ilmu yang keluar saat didapatkan dari orang-orang yang bertanya / kalau saya ditanya.. emoticon-Smilie

Untuk konsep Nur Muhammad berikut ini pandangan saya :
1. Yang Maha Suci = Nur Muhammad jika mengacu ke DIRI SEJATI. jadi bukan “Ruh” dari Nabi.. tp diri sejati kita sendiri..
2. Dari kebanyakan literatur yang ada..ternyata pembahasannya lebih ke diri sejati nabi.. dan menurut saya hal ini tidak benar..,
Dan mengapa hal ini terjadi, karena saat orang-orang melihat “sinar” dalam meditasi-nya.., maka orang-orang tersebut akan cenderung mencari sendiri apa arti dari yang dilihatnya.. sehingga yang bermain adalah otak-atik pikiran sendiri.. dan kesimpulan yang didapatkannya salah.
Jadinya konsepnya dicampur adukkan untuk kepentingan kelompoknya sendiri…emoticon-No Sara Pleaseemoticon-No Sara Please

RUH Siapapun (tidak peduli dia kepala negara/raja/pengemis atau bahkan seorang nabi) /AKU/YANG MAHA SUCI/DIA/GUSTI, kedudukannya sama.. tidak ada yg ditinggikan/dilebihkan , sudah ada dari dulu… yang berbeda hanya tugasnya di dunia .. emoticon-Smilie

Jadi, jangan terjebak dengan cerita2 yang tidak jelas.. (“ilmu kata-nya”)…, agan buktikan sendiri dan hal2 mengenai “langit” jangan pernah dibahas dengan pikiran.. karena pikiran tidak akan mampu.. emoticon-Big Grin, berserah diri dan selalu DOA emoticon-Smilie

Yang bisa menjelaskan “pelajaran” yang diterima saat kita “meditasi” adalah “Guru Sejati”.. , karena Guru Sejati itulah yang bisa menerangkan hal-hal gaib mengenai “langit”.. emoticon-Smilie

Kemudian.. jangan pernah berpikiran bahwa orang yg melihat Cahaya Yang Maha Suci adalah orang2 yang “suci” sepanjang hidupnya.. emoticon-Big Grin , orang2 yang melihat Cahaya Yang Maha Suci..masih tetap sebagai orang biasa.., ga perlu dijunjung, dan masih bisa berbuat salah.. karena dunia ini selalu berputar.. emoticon-Wink

Sedangkan kenapa nabi2/rasul/sang utusan begitu “dipuja2” orang banyak.., karena yang dipuja bukan diri nabi2/rasul/sang utusan. Tetapi karena sang “Guru Sejati” ada diatas (menaungi) nabi2/rasul/sang utusan itu sehingga hal itu yg “diikuti” oleh orang-orang.. walaupun mereka beranggapan mengikuti nabi2/rasul/sang utusan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *